Friday, 18 November 2011

MERENUNGI HIDUP

Dinginnya angin di pagi hari membuat sejuk hati ini…
Perasaan gelisah sesaat tiada lagi menghantui jiwa ini…
Tapi hanya sesaat…
Bisikan-bisikan yang semalam membuat gelisah…
Kini hinggap di dalam pikiran yang mulai terbuka…

Begitu banyak dosa yang telah kuperbuat, hingga tak ada lagi tempat di dunia ini untuk menampungnya. Mungkin itulah yang pantas untuk menggambarkan banyaknya kesalahan yang telah kuperbuat. Sehingga, perjalanan hidupku rasanya  sulit sekali untuk ku lalui. Setiap terbitnya sang mentari, hingga hadirnya bintang digelapnya langit, belum juga kutemukan solusi untuk menghadapi kenyataan ini. Memang benar, setiap apa yang terjadi pada diri ini adalah suatu ujian dari Yang Maha Kuasa untuk semakin mendekatkan diri ini padaNya. Tapi apa dayaku sebagai umat akhir jaman, dimana  kita di hadapkan dengan segala macam kezaliman di muka bumi ini. Dimana berhala mulai tumbuh dengan akar yang begitu kuat hingga bisa merobohkan tiang keimanan seseorang.

Aku teringat tentang kisah Amirul mukminin yang senantiasa sabar mengendalikan emosi, yang bisa mengatur segala urusannya walaupun di serang dengan berbagai masalah dari dalam keluarganya ataupun diluar. Sungguh mulia hatinya sebagai seorang pemimpin yang sangat disegani pada masanya. Begitu beratnya tugas dalam mengurus pemerintahan hingga dengan keluarganya beliau hanya mempunyai waktu yang begitu sempit. Tapi karena Allah telah memberikan kekuatan padanya maka, apapun yang terjadi beliau hanya berserah diri kepada Allah SWT. Orang yang dahulunya sangat disegani dan ditakuti, tapi seletah tahu bahwa manusia adalah hanya makhluk yang tidak berdaya beliau menjadi seorang yang sering menangis, menangis karena dosa-dosanya, menangis karena takut kepada Allah yang telah menciptakannya.

Tapi, saat ini adakah orang yang seperti Umar? Sungguh kerinduan yang mendalam padanya, karena mungkin  seluruh umat manusia sekarang ini belum mempunyai akhlak yang begitu indah seperti Sahabat Rosulullah. Bagaimana mungkin kita bisa menjadi seorang seperti Rosulullah SAW sedangkan seperti para sahabatnya saja belum tentu. Aku sendiri sampai tidak bisa membayangkan seandainya sedikit saja kebaikan mereka ada dalam diri kita. Sungguh karunia yang luar biasa jika kita sebagai makhluk akhir jaman mempunyai akhlak dan kepribadian seperti Rosulullah dan para sahabatnya. Memang, mereka adalah orang-orang yang telah dipilih oleh Allah SWT untuk dijadikan tauladan yang baik agar kita di akhirat kelak tidak mempertanyakannya. Karena merekalah sang pembawa kabar gembira kepada kita, merekalah pembantu(utusan) Allah yang ditugaskan untuk memberikan jalan dan petunjuk yang benar di dalam kehidupan ini.

Mungkin cerita  itulah yang menjadi penyemangatku agar aku tidak tenggelam didalam godaan yang menyesatkan di dunia ini. Selain kita harus terus mendekatkan diri kepada Allah dengan menjalani perintah dan menjauhi laranganNya. Setiap manusia pasti diberi cobaan sesuai dengan kemampuannya dan berserah dirilah kepada Allah inilah kata  yang pantas kita ingat setiap saat. Dan manusia pasti akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat karena keberhasilan dan ketabahannya dalm menjalani segala cobaan. Amiin.

Berbuatlah kebaikan walaupun disaat kamu mendapat kesulitan, Allah senantiasa menolong orang-orang yang sabar dan beriman. 

No comments: